Minggu, 21 Februari 2010

AREMA PUAS DENGAN HASIL 3-0

Malang - Pelatih Arema Indonesia Renne Albert mengaku puas atas kemenangan atas Persik Kediri dengan skor 3-0 dalam laga lanjutan Indonesia Super Liga (ISL) di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis (18/2). "Puas karena berhasil menambah kemenangan atas Persik," katanya.

Dalam sejarah sepakbola Liga Indonesia, Arema tercatat bertemu dengan Persik sebanyak 9 kali. Tujuh pertandingan dimenangkan Persik. Sedangkan Arema hanya memenangi dua laga terakhir, yakni di Stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Kanjuruhan.

Menurut Albert, kunci kemenangan Arema terletak pada disiplin para pemain menjaga variasi antara menyerang dan bertahan. Pada babak pertama, misalnya, para pemain Arema lebih berkonsentrasi menyerang sehingga banyak mendapatkan kesempatan mencetak gol. "Pada babak pertama seharusnya bisa mencetak gol lebih dari satu," ujarnya.

Pada babak kedua, para pemain Arema diinstruksikan untuk bertahan dengan sesekali melakukan serangan balik. Instruksi ini mulai dijalankan setelah pertandingan babak kedua berjalan dua puluh menit. "Dua gol pada babak kedua hanya keberuntungan saja," tutur Albert.

Kubu Persik Kediri memaklumi kekalahan ini karena ada lima pemain yang tak bisa turun yang berdampak terbatasnya pemain cadangan. "Patricio akan kami ganti, tapi tak jadi karena kondisi pemain lain tak memungkinkan," kata Pelatih Persik Agus Yuwono.

Agus menilai kekalahan timnya disebabkan karena kelengahan para pemain. "Bukan kesalahan individu, tapi kolektif. Semua lengah baik saat bertahan maupun menyerang," ujarnya.

Persik akan menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Persema Malang di Stadion Gajayana Malang Minggu (22/2),

Arema Indonesia mengalahkan Persik dengan skor 3-0. Gol Arema diciptakan oleh tiga pemain asingnya; Noah Alam Syah pada menit ke 23, Roman Camello pada menit ke 82, dan Pierre Njanka pada menit ke 90.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar